Ada Di Benakku

Ada Di Benakku

Ceritaku hanya ada di benakku

Tersimpan lama menjadi berkas-berkas penuh keraguan

Cerita tentang betapa sulitnya aku untuk mengungkapkan

Seluruhnya ada dalam benakku yang tak sanggup untuk berujar

Handai tolanku hanya melihat bayang semu garis lengkung di wajahku

Meski sempat beberapa kali diri mencoba untuk memancing betapa rumitnya benakku

Segala risau bersatu menjadi serangkaian gelisah yang pada akhirnya menjadikanku rumit

Gelisah yang akhirnya menghadirkan kisah tentang kenyataan bahwa aku rupanya egois

Mengapa harus begitu?

Tuhan beri aku hati yang kuat untuk selalu terlihat tegar meski sungguhpun tidak

Rangkaian hari terpatri meski aku terus merasa tersakit-sakit menghimpun langkah

Gurauan tentang aku bahagia atau merasa nyaman terus mengalir dari hari ke hari

Aku tak bisa berkata-kata di depan satu manusia

Aku tak bisa menangis di depan manusia terbaik

Sesekali aku ingin merasa mereka menyadari bahwa hadirku ada

Tanyai aku, bagaimana hariku

Perintahkan aku untuk menguak rasa dan rahasia padamu

Tawari aku bahumu, tawari aku nada lembutmu tentang bebanku selama ini

Sungguhkah ada yang masih begitu?

Karena saat ini aku butuh penopang

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai