Bertemu Seseorang

Bertemu Seseorang

Wajahnya menghangatkan embun

Membelai pagi dengan secercah rasa hangat yang terbersit di hati

Ada yang tidak aku khawatirkan tentang hari-hariku di masa depan

Melihatnya saja, sungguh diriku benar-benar bedecak

Entah mengapa bersapa dengannya aku tak bisa berhenti bersitatap

Ada saja yang ingin aku sampaikan meski sarat akan makna

Berbincang tentang mimpi, ilmu, ambisi masa depan

Aku percaya bahwa hari-hari adalah kesempatan yang luput dari pandangan

Dia menumbuhkan gelora dalam diriku

Membuatku percaya bahwa mimpimu tak selalu diraih dengan banyak cakap

Diam saja, tapi bergeraklah dengan bertanggungjawab

Diamlah pada kiri, berjalanlah dengan teguh dirimu diiringin teguhmu pada-Nya

Sekali lagi, ketika hari dimana dirinya membuktikan kehebatan terpendam

Aku lagi-lagi terkesima

Meski sesekali dia membual betapa tidak berdayanya dia

Sinar matanya sungguh memantapkanku bahwa ia adalah sosok teladan

Bertemu seseorang

Sepertinya sungguh seperti awan putih pekat yang menaungi di tengah terik

Melindungi dan menawarkan keteduhan tentang berbagai kekhawatiran

Nasihatnya padaku selalu untuk mendekatkan raga pada Sang Maha Pemilik Raga

Tak perlulah kusebut dirinya kali ini

Dia tentu tak tahu

Bahwa aku bertemu seseorang yang sungguh kukagumi

Aku, bertemu seseorang di hari-hariku dan waktuku

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai