Ada banyak keluh di hatiku pada arti diam
Desember mungkin akhir, namun permulaan bagiku
Rupanya aku berusaha untuk banyak tersenyum pada mereka yang menganggapku asing
Aku baru namun tidak bagi mereka yang telah lama mengenalku
Tatapan mata-mata tajam tidak seharusnya untukku seutuhnya
Harap beri aku arti bahagia yang sungguh nyata dari jiwa terdalammu
Keraguan hanya memanduku pada alam mimpi buruk
Yang menjelma menjadi kekuatan menakutkan yang akan bersembunyi selamanya dalam diri
Cemasku dan diamku rupanya membuatmu menjauh
Dan aku pun rupanya berusaha untuk terlihat tegar
Tentang Desember yang putihnya beralaskan salju-salju musim dingin
Jangan buat aku juga dingin layaknya salju
Hangatkan aku seperti sarung tangan merah dengan riasan lonceng berdering
Yang artikan bahagia di hari itu sungguh ada
Tentang Desember
Bagaimana membuatku terlihat bersahabat?
Bagaimana kiranya menjadikanku sebuah senyum bagimu?

Tinggalkan komentar