Redupmu

Redupmu

Jangan sampai aku terbangun beralaskan api

Diantara ribuan cahaya aku temaram dengan kelam

Bersama hati yang telah lama teratapi

Kesekian kali bergema-gema menyambut malam

Redupmu jangan redupkan dia

Redupmu jangan hantui rindu

Redupmu tak boleh sejati adanya

Karena redupmu jauhlah menderu

Harus ada sinar di hati setiap insan yang punya jantung

Kecamuk jangan jadikan tameng nantinya, sayang

Kakinya berusaha tertahan oleh gelap tergantung

Di langit-langit temaram berceritakan gemintang

Kendalikan ego dan resiko dengan hangatmu

Berbicaralah pada Tuhanmu Yang Maha Pemberi Kebijaksanaan Abadi

Nantikan karunia dimana tak ada redupmu

Yang mampu singgah di setiap jentik jari dan nadi

Kasih, belai lemah dirimu

Yang sungguh lemah tanpa ada perisai milik-Nya

Mendekatlah dengan segenap peluh, tangis dan pilu

Yang akan larut ketika hatimu mulai merindu dengan hadir-Nya

Tentu di setiap sujud do’a malammu

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai