Adios, MaBa!

Adios, MaBa!

Ujian Akhir Tahun bagi mahasiswi Universitas Darussalam Gontor sebentar lagi datang. Bagaimana persiapanmu?

Wah, mendengar kata ‘ujian’, ada sebagian orang yang merasa biasa saja, ada lagi yang merasa khawatir dan ada juga yang merasa kebingungan. Ujian bagi mahasiswa nampaknya memiliki sensasi sendiri. Mungkin, bagi mereka yang berasal dari luar Gontor belum terbiasa menjadi mahasiswa akan kaget dengan sejumlah pertanyaan yang harus dijawab dengan essai, bukan dengan pilihan ganda.

Keunggulan yang dimiliki Gontor sedari dulu adalah sistem ujian yang selalu menggunakan essai untuk menjawab soal, baik itu dalam pelajaran umum, pelajaran agama maupun pelajaran berbahasa arab semuanya menggunakan essai. Gontor tidak mau menjadikan para santri dan mahasiswanya memiliki pola pikir yang instan dan terbatas karena dibatasi oleh pilihan ganda. Maka, sejak memasuki Gontor untuk kali pertama, semua santrinya diharuskan menjawab soal ujian dengan essai, bukan pilihan ganda.

Maka tak heran, bagi siapa saja yang pernah mengenyam pendidikan di Gontor, mereka tak akan kaget dengan soal-soal ujian yang harus dijawab dengan essai.

Ada satu kesan yang mewakili perasaan saya ketika pertama kali menyandang gelar sebagai mahasiswa, “Oh, begini ternyata rasanya.”

Ada sensasi tersendiri ketika pertama kali saya memasuki dunia perkuliahan. Saat itu, saya hanya bisa berkata, “Ternyata seperti ini dunia mahasiswa.”

Perbedaan yang sangat jelas antara KMI dengan mahasiswa adalah kesadaran diri yang tinggi. Contohnya adalah ketika masuk kelas, santri harus diperintah oleh Ustadzah sektor KMI, sedangkan mahasiswa diharuskan sadar dengan jadwal kuliahnya masing-masing. Perbedaan lainnya adalah mata pelajaran yang diberikan. Ketika KMI, semua mata pelajaran harus dipelajari, sedangkan ketika mahasiswa, mata kuliah sesuai dengan program studi yang diambil dan itu bertujuan untuk fokus diri.

Dan hari ini adalah 2 minggu sebelum Ujian Akhir Tahun dilaksanakan. 1 tahun selama menjadi mahasiswa baru adalah pengalaman yang sangat berharga karena tahun ini adalah bagaimana kita memulai babak hidup baru sebagai mahasiswa. Tahun depan, status mahasiswa baru tak lagi menjadi milik kita.

Mari kita menyongsong hari ke depan dengan penus optimistis!

Adios, Maba!

Sayonara, Maba!

Good bye, Maba!

Welcome, future!

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai