Hembuslah angin malam
Bersama dingin riak air tenggelam
Langkah tegap berderap diatas pualam
Menantang sang gemerlap alam
Masih
Hadirku masih temani
Oleh kasih berbalas jemari-jemari
Indah menari diatas jerami
Andai ku tahu rasanya mengais nasi berbalas basi
Ku tak ingin sia-sia memberi rezeki
Kasar sekali
Halus tanganmu bukan sebuah rasa bangga
Kasar tanganmu adalah saksi dan usaha
Bahwa cintamu pada keluarga dan bangsa sebesar cakrawala
Bentangkan luasnya hatimu, wahai Para Pejuang Kehidupan!
Gapailah cinta-Nya
Raihlah kasih sayang-Nya
Harapkan balas-Nya
Cintailah Dia lebih dari cintamu pada angkasa
Niscaya kau dapatkan mulia
Tetaplah teguh dengan kasar tanganmu
Yang mana bukti abdi juangmu
Tetapi tetaplah lembut dengan hatimu
Yang turut rendah dihadapan-Nya dalam memaknai hidupmu
Tinggalkan komentar