1. Kristen Katolik dan Kristen Protestan
Agama Kristen menganut sistem Trinitas yaitu percaya kepada 1 Tuhan namun dalam 3 pribadi: Tuhan Bapa, Tuhan Putra Bapa (Yesus Kristus) dan Roh Kudus. Agama ini sebenarnya muncul sebagai satu agama yaitu Kristen Katolik. Namun, karena pada saat itu ada perbedaan pendapat pada jemaat gereja, seseorang bernama Martin Luther King keluar dari gereja Katolik dan menbangun sendiri kepercayaan yang menurutnya benar dan lahirnya Kristen Protestan.
Agama Kristen Katolik dan Protestan memiliki satu kitab suci yaitu Injil dan mereka sama-sama menggunakan sistem trinitas dalam peribadatan. Namun, Protestan dan Katolik tidak bisa disatukan. Kedua agama ini memiliki sakramen yang berbeda dan perbedaan dalan penafsiran Alkitab. Jika Katolik hanya memperbolehkan para ahli teolog yang berpusat di Roma untuk menafsirkan Alkitab, Protestan memperbolehkan siapa saja untuk menafsirkan Alkitab.
Pecahnya kedua agama ini disebabkan oleh beberapa hal:
a. Penyogokkan terhadap posisi gereja yang dilakukan oleh pejabat-pejabat
b. Perilaku tidak bermoral yang dilakukan oleh Paus yang mana seorang Paus tidak boleh menikah karena diharuskan fokus untuk melayani Tuhan. Namun kala itu Paus Alexander VI memiliki hubungan amoral degan wanita dan juga memiliki delapan anak haram
c. Penyalahgunaan sakramen suci sehingga menjadi alat sembah bagi para jemaat
d. Penjualan surat pengampunan dosa
2. Hindu
Agama Hindu diperkirakan datang pada abad ke-4 ditandai dengan berdirinya kerajaan Kutai dan Tarumanegara sebagai kerajaan Hindu pertama di Indonesia yang ditandai dengan ditemukannya Prasasti yang berasal dari kerajaan Tarumanegara yang ditulis dengan huruf pallawa. Agama ini beribadah sebanyak 3 kali di tempat peribadatan mereka yang disebut Pura dan kitab suci mereka adalah Weda.
Mereka memakai sistem kasta sebagai sistem pembagian kelompok masyarakat yaitu Brahmana sebagai kasta tertinggi, Ksatria, Waisya dan Sudra sebagai kasta terendah.
3. Budha
Agama Budha pertama kali diperkenalkan oleh seorang bernama Sidharta Gautama yang secara umu dikenal dengan sebutan Buddha yang artinya “yang telah sadar”. Dia dikenal oleh para umat Buddha sebagai guru yang telah sadar untuk membagikan wawasan-Nya untuk membantu makhluk hidup mengakhiri penderitaan atas kebodohan, keserakahan dan kebencian untuk mencapai Nirvana.
Agama Budha merupakan salah satu agama tertua di Indonesia yang datang sekitar abad ke-6 M yang disebarkan oleh pedagang-pedagang dari India. Kerajaan pertama yang menganut agama Budha di Indonesia adalah Kerajaan Sriwijaya yang berdiri pada aba ke-7 M dan pada masa kejayaannya menjadi pusat pengembangan pusat agama Budha di Asia Tenggara. Agama Budha memiliki kitab suci yang diberi nama Tripitaka dan Wihara sebagai tempat peribadatannya. Adapun peninggalan agama Budha di Indonesia yang terkenal adalah Candi Borobudur.
4. Kong Hu Cu
Munculnya agama Kong Hu Cu dimulai pada abad ke-5 sebelum masehi. Kepercayaan ini pertama kali diperkenalkan oleh seorang guru atau orng terkenal asal Tiongkok bernama Kongcu. Filsafahnya mementingkan moralitas pribadi dan pemerintahan, dan menjadi populer karena asasnya yang kuat pada sifat-sifat tradisonal Tionghoa sehingga masyarakat Tiongkok menganggapnya sebagai nabi.
Pada masa Orde Baru, presiden Soeharto melarang adanya agama Kong Hu Cu, sehingga para imigran Tiongkok yang menetap di Indonesia diharuskan menganut agama yang diakui di negara ini supaya wujud mereka pun dianggap. Akhirnya, banyak dari masyarakat Tiongkok beralih status menjadi agama Budha, Hindu, Kristen ataupun Islam.
Namun, pada masa Reformasi saat presiden Abdurrahman Wahid memimpin, presiden mengeluarkan Dekrit Presiden untuk menghapus Undang-undang yang mengilegalkan agama Kong Hu Cu ini menjadi ilegal dikarenakan jumlah masyarakat Tingkok yang semakin bertambah setiap tahunnya. Agama Kong Hu Cu memiliki kitab suci bernama Wu Ching dan Shin Shu, sedangkan mereka memiliki hari besar bernama Imlek.
Tinggalkan komentar