Jika dirasa sulit dan berkelit
Datanglah kemari bersama segenap lukamu
Di pundakku tersimpan sejuta nyaman untuk tenangkanmu
Jika dirasa kelam dan mencekam
Datang saja padaku dengan seluruh kelabumu
Yang mungkin akan kuubah menjadi cerahnya pagi
Lelah kita tak selalu harus dibuai keluhan
Justru akan mendatangkan lelah yang lebih ketika kita tak menerima
Menolak lelah hanya akan membuatmu merasa cacat, tak sanggup untuk lagi menopang
Terima, terima, terima saja lelahmu itu
Lelah kita seharusnya bisa
Menjadikan kita menghargai waktu, menghargai hidup, lebih
Lelah kita seharusnya berarti karena penerimaan, bukan hujatan
Pun hinaan
Lelah kita adalah untuk menemukan bahwa jati diri kita bukanlah saat ini
Lelah kita bukan sesuatu yang pantas untuk disesalkan
Pun dihina dan dicaci maki
Lelah kita ada untuk disyukuri
Bahwa hari ini, juga waktu-waktu yang akan datang
Kita akan berbicara tentang lelah kita yang akan kita syukuri di masa depan
Bukan untuk keangkuhan, tapi karena kita menyesal telah berkeluh pada lelah
Berkeluh pada lelah di hari ini
Maka, jangan berkeluh pada lelah
Karena seberapa tetes pun keringat pada dirimu
Sungguh berarti dan tak perlu disesali

Tinggalkan komentar